10 Sahabat Nabi yang Dijamin Masuk Surga oleh Allah SWT

shares |

Loading...

Hai sobat Danifin, Tahukah kamu 10 Sahabat Nabi yang Dijamin Masuk Surga oleh Allah SWT, Nah mari kita simak pembahasannya dibawah ini:

1. Abu Bakar Ash-Shiddiq


Abu Bakar Ash-Shiddiq Radhiyallahu'anhu (RA) merupakan khalifah pertama, setelah Nabi wafat. Ia adalah sahabat yang paling dekat dengan Rasulullah, kemanapun Rasulullah pergi, ia selalu menyertainya. Termasuk saat Rasulullah dalam perjalanan hijrah dari Mekkah ke Madinah, suatu perjalanan yang penuh dengan resiko.

Sejak remaja, Abu Bakar telah bersahabat dengan Nabi. Ia juga orang yang pertama yang memeluk Islam. Tak sulit baginya untuk mempercayai ajaran islam, karena ia tahu betul keagungan akhlaq Rasulullah.
Demikian juga saat Nabi menyampaikan peristiwa Isra Mi'raj. Abu Bakar lah sahabat yang pertama kali membenarkan peristiwa tersebut. Oleh sebab itu, ia diberi gelar oleh Rasulullah yaitu Ash-Shiddiq ( yang benar, jujur, dan membenarkan ).

Abu Bakar wafat pada usia 63 tahun ( 13 hijriah ). Ia dimakamkan di Madinah bersebelahan dengan makam Rasulullah SAW.

2. Umar bin Khattab


Umar bin Khattab RA merupakan khalifah kedua. Ia termasuk sahabat yang sangat dikasihi oleh Rasulullah. Sebelum masuk Islam, ia dikenal sebagai sosok yang gemar dalam hal gulat dan gemar mabuk-mabukan. Seluruh penduduk Makkah merasa takut kepadanya. Umar bin Khattab memeluk islam setelah mendengar surat Thoha yang dibacakan saudara perempuannya. Ia sangat keras dalam membela agama Allah. Ia menjadi salah satu benteng Islam yang mampu menyurutkan perlawanan kaum Quraisy terhadap diri Nabi dan sahabat.

Saat Umar bin Khattab diangkat menjadi khalifah, daerah kekuasaan Islam bertambah. Kerajaan Persia dan Romawi Timur dapat ditaklukan dalam kurun waktu satu tahun (636-637 M). Pemimpin yang sederhana dan peduli pada rakyatnya ini, wafat setelah dibunuh oleh Abu Lukluk saat hendak memimpin shalat (23 H/644 M). Ia dimakamkan berdekatan dengan Abu Bakar dan Rasulullah.

3. Ustman bin Affan


Ustman bin Affan RA merupakan khalifah Islam ketiga. Pada saat kepemimpinannya, ia berhasil mengumpulkan wahyu Rasul, dan menyusunnya dalam bentuk mushaf Al-Qur'an. Ustman bin Affan masuk islam lewat ajakan Abu Bakar. Ia mendapat gelar Dzun Nur 'Ain ( pemilik dua cahaya ), karena menikahi dua putri Nabi, Ruqqayah dan Ummu Kultsum. Ustman dikenal sebagai saudagar kaya dan dermawan. Ia selalu menafkahkan hartanya di jalan Allah. Saat terjadinya perang Tabuk, Ustman menyumbang lebih dari 940 unta, kemudian membawa 60 kuda untuk menggenapinya menjadi 1000. Ustman wafat pada tahun 35H atau 655M.

4. Ali bin Abi Thalib


Ali bin Abi Thalib RA dilahirkan di Makkah tahun 598 Masehi. Ali merupakan orang yang pertama masuk Islam dari golongan anak-anak.

Ali terkenal orang yang sangat berani, ahli siasat perang, dan cerdas. Pada saat peristiwa hijrah, Ali tidur di atas tempat tidur Nabi. Sehingga, para tentara Quraisy yang mengepung rumah Nabi, mengira Nabi masih berada di dalam rumah.Ali wafat pada tahun 40 Hijriyah, setelah ditikam oleh Abdurrahman bin Muljam dengan pedang yang beracun setelah shalat shubuh. Ia meninggal dunia dalam usia 63 tahun dan ia menjabat selama 4 tahun 9 bulan. Beliau di makamkan di Kufah, Irak.

5. Thalhah bin Abdullah


Thalhah bin Abdullah dikenal sebagai salah satu konsultan Rasulullah. Ia berasal dari suku Quraisy.
Saat berkecamuk perang Uhud, Thalhah ikut serta dalam perang. Di arena tersebut ia menderita luka parah. Dia menjadikan dirinya sebuah perisai bagi Rasulullah dan mengalihkan panah yang akan menancapkan diri Nabi dengan tangannya. Sehingga semua jari-jarinya putus.

Thalhah wafat pada 36 H atau 656 M. Ia syahid saat mengikuti perang Jamal.

6. Zubeir bin Awwam


Zubeir bin Awwam termasuk golongan yang pertama masuk Islam (as-sabiqun al-awwalun). Usianya saat itu baru berumur 15 tahun.

Pembelaannya terhadap islam begitu nyata. Zubeir tak pernah absen dalam berbagai pertempuran bersama kaum muslimin. Ia selalu berada di barisan depan saat jihad di kumandangkan. Sekujur tubuhnya terdapat luka yang didapat dari hasil peperangan.

Ia sangat dicintai Rasulullah. Saat terjadi perseteruan di antara kaum muslimin, Zubeir tak sedikitpun memihak pada yang berseteru. Ia malah berusaha menyatukannya.
Zubeir ditikam ketika sedang menghadap Allah, ia wafat pada tahun 36H atau 656M.

7. Sa'ad bin Abi Waqqas


Sa'ad bin Abi Waqqas memeluk Islam pada saat ia berusia 17 tahun. Ia sangat mahir menunggang kuda dan memanah. Jika ia memanah musuh dalam sebuah peperangan pastilah tepat sasarannya. Hampir seluruh peperangan ia ikuti.

Saat awal ia memeluk Islam, ibu sendiri mengancam untuk mogok makan dan minum. Dengan harapan agar Sa'ad kembali ke ajaran nenek moyang. Namun, hampir sang ibu menemui ajalnya, ancaman itu tetap tidak dihiraukan oleh Sa'ad. Ia tak akan menjual keyakinannya dengan apapun, sekalipun itu dengan nyawa ibunya.
Saat periode khalifah Umar bin Khatab, Sa'ad diangkat sebagai gubernur mileter di Iraq yang bertugas mengatur pemerintahan dan sebagai panglima tentara.

Sa'ad meninggal dunia pada usia 70 tahun (55H atau 676M). Ia di makamkan di tanah Baqi'

8. Sa'id bin Zaid


Sa'id merupakan di antara sahabat yang beruntung. Dia masuk islam bersama-sama istrinya, Fathimah binti al-Khattab, adik perempuan 'Umar bin Khattab. Sa'id membaktikan segenap daya dan tenaganya untuk berkhidmak kepada islam. Ketika memeluk islam usianya belum genap 20 tahun.

Sa'id turun berperang bersama Rasulullah dalam setiap peperangan. Ia juga turut serta bersama kaum muslimin mencabut singasana Kisra Persia. Sa'id pernah diperintahkan Rasulullah memata-matai aktivitas musuh.
Ia wafat dalam usia 70 tahun (51H atau 671M) dan di makamkan di Baqi' Madinah.

9. Abdurrahman bin 'Auf


Abdurrahman bin 'Auf termasuk tujuh orang yang pertama masuk Islam. Ia termasuk diantara sahabat Nabi yang mempunyai harta melimpah yang didapatkan dengan perniagaan.

Kesuksesannya tak membuat ia lupa diri, ia selalu menafkahkan hartanya dijalan Allah. Bahkan saat ia diberitakan Rasulullah bahwa dirinya dijamin masuk surga, semangat sedekahnya makin kian membara. Ia sedekahkan Tak kurang dari 40.000 dirham perak, 40.000 dirham emas, 500 kuda perang, dan 1.500 ekor unta ia sumbangkan untuk perjuangan Islam. Abdurrahman sempat berhijrah ke Habsyah sebanyak 2 kali. Ia wafat pada umur 72 tahun(32H atau 652M) di Baqi'

10. Abu 'Ubaidah bin Jarrah


Rasulullah SAW pernah memberikan pernyataan tentang Abu 'Ubaidah. "Sesungguhnya setiap umat mempunyai orang kepercayaan, dan sesungguhnya kepercayaan umat ini adalah Abu 'Ubaidah," begitu kata Rasulullah. Abu 'Ubaidah merupakan orang yang amanah dan jujur dalam berperilaku.

Abu Ubaidah masuk Islam melalui perantara Abu Bakar Ash-Shiddik pada awal kerasulan nabi Muhammad SAW. Ia beberapa kali dipercaya Rasul memimpin peperangan. Ia wafat pada tahun 18H atau 639M.

Demikianlah 10 Sahabat Nabi yang dijamin masuk surga melalui hadist Nabi Muhammad SAW. semoga informasi ini dapat menambah keimanan anda semua, Amin ya Rabbal'alamin

0 comments: