3 Perbedaan Bank Syariah dan Bank Konvensional

shares |

Loading...
3 Perbedaan Bank Syariah dan Bank Konvensional - Hai sobat danifin, Anda pernah menggunakan jasa bank dalam menyimpan bank? Pada kesempatan kali ini saya akan menjelaskan tentang perbedaan bank syariah dan bank konvensional? Dengan munculnya Bank Syariah tak sedikit juga orang yang bertanya-tanya mengenai perbedaan antara kedua bank ini. Bank konvensional dan Bank syariah sebenarnya memiliki konsep yang berbeda-beda. Untuk Bank Syariah sendiri merupakan bank yang sistem operasionalnya berdasarkan prinsip agama Islam ataupun syariah yang pada prinsip dari agama Islam yang memiliki aturan untuk melarang riba atau sistem bunga yang memberatkan, sehingga bank syariah lebih beroperasi sesuai dengan kemitraan di segala aktivitas bisnis berdasarkan keadilan dan kesetaraan anggotanya.

Di negara Indonesia tercinta yang penduduknya mayoritas beragama Islam, kebutuhan akan sistem perbankan yang memenuhi kaidah hukum syariat Islam di beberapa tahun terakhir ini semakin meningkat. Munculnya bank-bank baru yang menerapkan sistem syariah merupakan bukti bahwa masyarakat Indonesia semakin peduli lho terhadap kehalalan dari setiap transaksi perbankan yang digunakan. Lalu, apakah bank-bank yang menerapkan sistem konvensional dianggap haram dalam perspektif Islam karena sistem pendapatannya?

Ada 3 perbedaan bank syariah dan bank konvensional yang perlu Anda mengerti sebelum anda tertarik mendaftarnya:
Perbedaan Bank Syariah dan Bank Konvensional



1. Akad

Berdasarkan akad sendiri, bank syariah dan bank konvensional mempunyai perjanjian atau akad yang berbeda sesuai dengan landasannya. Bank konvensional dibangun sesuai dengan perjanjian yang berpatokan terhadap hukum positif, sedangkan akad atau perjanjian bank syariah dibuat berdasarkan hukum Islam. Bank syariah itu sendiri mempunyai bermacam - macam ketentuan, seperti adanya rukun dan adanya syarat. Rukun yang dimaksudkan di sini berupa penjual, pembeli, harga, ijab qobul, dan barang. Sementara untuk syarat sendiri terdiri dari sifat barang maupun jasa yang harus halal, dan juga harga barang maupun jasa yang juga harus jelas.

2. Bunga dan Bagi Hasil

Perbedaan yang paling menonjol di antara kedua bank tersebut adalah terletak sistem pada pendapatan usahanya. Bank syariah sendiri menerapkan sistem pendapatan usaha dengan sistem bagi hasil. Syariah sendiri mengharamkan riba dan lebih mendorong sistem bagi hasil. Meskipun keduanya bertujuan sama untuk memperoleh keuntungan dari pemilik dana, akan tetapi caranya itu lho yang berbeda. Adapun perbedaan antara bunga bank dan bagi hasil adalah sebagai berikut:
  • Bagi hasil, umumnya jumlahnya dibuat ketika waktu akad atau perjanjian berdasarkan pedoman yang berpatokan pada untung-rugi. Besarnya bagi hasil ini disesuaikan berdasarkan besarnya keuntungan yang didapatkan oleh bank itu sendiri. Sistem bagi hasil ini tergantung dari keuntungan proyek, sehingga apabila bank merugi maka kerugian tersebut ditanggung secara bersama oleh semua pihak. Sistem bagi hasil ini dapat meningkatkan pembagian laba berdasarkan peningkatan pendapatan. 
  • Bunga bank, biasanya ditentukan saat waktu perjanjian berdasarkan asumsi agar selalu untung. Besarnya persentase bunga bank disesuaikan dengan jumlah dari modal yang di kreditkan. Pembayaran bunga biasanya tetap tak melihat untung maupun rugi. Walaupun keuntungan semakin meningkat pembayaran bunga tak akan meningkat. Begitupun keuntungan semakin menurun pembayaran bunga tak akan menurun. - Hukum Bank Konvensional 


3. Dewan Pengawas

Perbedaan di antara bank konvensional dan bank syariah sendiri terletak pada dewan pengawas. Dimana, bank syariah sendiri mewajibkan untuk menetapkan DPS atau Dewan Pengawas Syariah, sedangkan bank konvensional tak menetapkan adanya dewan pengawas. DPS sendiri merupakan dewan berupa ulama dan pakar ekonomi yang mempunyai pemahaman atau menguasai fiqh mu’amalah bertugas untuk mengawasi sistem operasional bank beserta segala produknya.

Lihat Videonya


Nah, demikianlah beberapa perbedaan bank syariah dan bank konvensional yang paling mendasar yang saya rangkum dalam sebuh artikel. Semoga membantu Anda semua! Jangan lupa dishare jika bermanfaat ya.....

0 comments: