4 Tips Merawat Kemeja Flanel yang Benar

shares |

Loading...

Kemeja flanel adalah sejenis baju kemeja yang terbuat dari bahan lembut berbulu namun lebih tipis dari selimut. Kemeja planel biasanya dipakai saat musim hujan untuk menghangatkan badan. Namun, kemeja flanel juga dapat diidentikan dengan orang yang suka travel, khususnya para pencinta alam yang sering naik turun gunung.

Dengan berbagai manfaat yang dapat kita rasakan saat memakainya maka sudah seharusnya kita menjaga kualitas. Salah satunya adalah agar kain flanel kita tidak mudah luntur, berbulu dan memiliki warna yang abadi. Berikut ini beberapa cara untuk merawat Kain kemeja flanel dari mulai cara mencuci hingga teknik penyimpanan.

Cara Mencuci

Rendam kemeja flanel dalam air dingin (cold water), yang telah dicampur deterjen ( gunakan yang berfungsi melembutkan untuk menjaga kain flanel agar tidak mudah rontok). Merendam usahakan jangan terlalu lama, anda dapat merendamnya sekitar 15 menit saja. Kemeja flanel dapat direndam bersamaan dengan pakaian lain yang warnanya sejenis.
Lakukan tahap mencuci, gunakan tangan anda seperti mengucek atau membilas. Hindari penggunaan sikat yang dapat membuat kain flanel berbulu. Bila terpaksa menggunakan mesin cuci, sebaiknya sebentar saja dengan putaran lambat.
Keringkan flanel menggunakan mesin pengering pada mesin cuci atau, gunakan setting-an low heat.

Cara Menjemur

Setelah melakukan pencucian dan pengeringan, kain flanel dapat dijemur langsung dibawah sinar matahari, bolak balik kemeja flanel untuk mengurangi pudarnya warna pada kain.

Cara menyetrika

Untuk menjaga agar warna flanel tetap bagus dan indah, saat menyetrika, lakukan hanya pada bagian dalamnya saja. Agar tidak kusut, ikutilah alur kain yang sudah ada.

Penyimpanan

Jika anda sudah selesai menyetrika maka kemeja flanel anda dapat disimpan di lemari pakaian dengan cara dilipat atau digantung.

Semoga artikel ini dapat menambah pengetahuan anda semua. Amiin, share jika bermanfaat.

0 comments: